Koma.id | Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pihaknya siap menampung masukan dari pemerintah terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pernyataan ini disampaikan menyusul kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke kawasan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
“Tentu saja kami akan menampung masukan atau kemudian informasi yang nanti didapat dari pemerintah, terkait dengan tujuan Bapak Presiden,” ujar Puan dalam konferensi pers di Gedung DPR, Selasa (13/1/2026).
Presiden Prabowo tiba di kawasan IKN pada Senin (12/1/2026) malam usai meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan. Helikopter yang ditumpangi Kepala Negara mendarat di helipad Istana Negara IKN sekitar pukul 19.00 WITA.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pembangunan ibu kota baru. Presiden bermalam di kawasan IKN bersama rombongan terbatas, termasuk Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Pada Selasa (13/01), Presiden meninjau sejumlah titik strategis pembangunan di kawasan IKN. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan serta mengevaluasi kesiapan infrastruktur utama yang tengah dikembangkan.
Kehadiran Presiden di lokasi disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah memastikan pembangunan IKN berjalan sesuai rencana dan berkelanjutan.
DPR RI menyatakan kesiapan untuk menyerap berbagai masukan dan informasi dari pemerintah terkait pembangunan IKN. Puan menekankan, kunjungan Presiden menjadi bagian penting untuk memastikan arah pembangunan ibu kota baru tetap sesuai tujuan.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga untuk pertama kalinya menggunakan Bandara Udara Internasional Nusantara sebagai titik keberangkatan resmi seorang Presiden RI. Dari bandara baru itu, Prabowo terbang menuju Malang, Jawa Timur, untuk meresmikan SMA Taruna Nusantara.








