Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Bahas 4 Hal Penting di Hambalang

Views
×

Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Bahas 4 Hal Penting di Hambalang

Sebarkan artikel ini
Ratas di Hambalang
Kegiatan rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada hari Minggu 11 Desember 2026. [Foto : Instagram/Sekretariat Kabinet]

KOMA.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah mengumpulkan sejumlah pejabat di Kabinet Merah Putih untuk membahas agenda penting terkait dengan tata kelola negara. Rapat terbatas itu diselenggarakan langsung di kediaman Presiden di kawasan Bogor.

“Di hari Minggu ini, 11 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat,” tulis Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet Merah Putih dalam postingannya di Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (12/1/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Setidaknya di dalam ratas tersebut, ada 4 (empat) pembahasan penting yang diangkat oleh Prabowo. Salah satunya adalah soal upaya penguatan negara pada sektor tekstil dan garmen.

Teddy menyebut jika Presiden Prabowo telah meminta kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Rosan Perkasa Roeslani untuk memperkuat rantai pasok pada sektor padat karya tersebut.

“Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil/garmen, salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain,” jelasnya.

Selain itu, Prabowo juga meminta kepada para anak buahnya untuk memperkuat sektor penting otomotif dan elektronik yang berorientasi pada pembangunan industri chip masa depan bagi Indonesia.

“Penguatan dalam sektor otomotif atau elektronik melalui investasi dalam pengembangan teknologi semikonduktor. Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” jelas Teddy.

Di sisi lain, rapat terbatas itu juga membahas tentang rencana besar dua aspek, yakni hilirisasi dan juga pembangunan infrastruktur Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang rencananya bakal diresmikan hari ini, Senin 12 Januari 2026.

“Perkembangan rencana groundbreaking 6 titik baru proyek hilirisasi senilai USD6 miliar di awal Februari 2026, dan rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan,” terangnya.

Hadir dalam kegiatan rapat terbatas tersebut antara lain ; Airlangga Hartarto, Rosan Roeslani yang juga sebagai Kepala Danantara. Kemudian hadir pula Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.