Koma.id – Tim Investigasi Independen Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mampang, Kota Depok, Jawa Barat, penyaji menu pangsit yang viral di media sosial dan memberi rekomendasi.
“Perlu evaluasi menu dan porsi makanan, serta perbaikan dan kelengkapan infrastruktur SPPG sesuai dengan Juknis (petunjuk teknis) MBG,” kata Anggota Tim Investigasi Independen BGN, Raniah Salsabila, dalam siaran pers BGN, Selasa (7/10).
Seperti diberitakan sebelumnya, menu pangsit, kentang, wortel, jeruk, dan saus kemasan saset ini diterima murid SDN Mampang 1 Depok.
Raniah dari Tim BGN itu mengungkap isi dari pangsit itu. Kata dia, pangsit itu bukan sekadar pangsit, tapi pangsit berisi bahan berkandungan protein.
“Pangsit goreng itu sesungguhnya tidak hanya kulit pangsit, namun juga berisi tahu, telur, dan ayam,” kata Raniah.
Berdasarkan temuan tim, penggunaan kentang sebagai menu pengganti dilakukan untuk mengurangi sisa makanan terbuang yang sebelumnya banyak berasal dari nasi dan sayur.
“Sementara, menu di hari lain sudah cukup sesuai dengan standar kelayakan dan ketentuan,” ujar Raniah.
“SPPG harus menjadi garda terdepan dalam menjaga mutu layanan gizi. Setiap dapur wajib memastikan menu yang disajikan tidak hanya aman dan higienis, tetapi juga memenuhi komposisi gizi yang cukup bagi penerima manfaat,” katanya.
BGN memastikan akan terus memantau dan membina seluruh SPPG agar pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar dan tujuan nasional peningkatan kualitas gizi masyarakat.














