Koma.id– Gerakan protes masyarakat bertajuk “Stop Tot Tot Wut Wut” viral di media sosial sebagai bentuk kekecewaan terhadap maraknya penggunaan sirene, strobo, dan rotator yang dianggap arogan di jalan raya. Aksi protes ini diekspresikan melalui poster digital dan stiker sindiran yang ditempel pada kendaraan, salah satunya berbunyi, “Pajak kami ada di kendaraanmu. Stop berisik di jalan Tot Tot Wuk Wuk!”.
Merespons viralnya gerakan ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta seluruh pejabat negara untuk tidak semena-mena dalam menggunakan fasilitas sirine dan strobo di jalan raya. Prasetyo menegaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pejabat negara agar memperhatikan kepatutan dalam penggunaan alat tersebut.
Terpisah, Polri membekukan penggunaan sirene dengan suara yang meresahkan publik dalam pengawalan lalu lintas.
Peternak Menjerit Gegara Harga Telur Anjlok







