Koma.id– Unjuk rasa pengemudi ojek online (ojol) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/9/2025) berjalan sepi. Aksi yang sebelumnya digembar gemborkan bakal diikuti ribuan massa itu, kenyataannya hanya dihadiri puluhan orang.
Massa tiba di lokasi saat Jakarta diguyur hujan deras. Ketua Umum Garda, Raden Igun Wicaksono, mengakui cuaca buruk menjadi penyebab utama minimnya peserta. Meski begitu, pihaknya tetap menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain mendesak agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Transportasi Online segera masuk Prolegnas 2025–2026, atau dipercepat melalui Peraturan Presiden. Tuntutan itu dinilai penting agar pengemudi memiliki kepastian hukum.
Peternak Menjerit Gegara Harga Telur Anjlok
Di sisi lain, sejumlah komunitas ojol memilih tidak bergabung. Komunitas Ojol dan Unit Reaksi Cepat (URC) Jakarta Utara, serta Koalisi Ojol Nasional (KON), mengaku lebih memilih fokus narik (on bid) ketimbang ikut aksi bersama kubu Igun.







