Koma.id– Aksi unjuk rasa gabungan kelompok masyarakat, mahasiswa, dan pelajar di depan Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025), diwarnai momen humanis dari aparat kepolisian. Di tengah teriknya cuaca, polisi tampak membagikan air mineral kepada para mahasiswa yang kehausan saat menyuarakan aspirasi.
Sementara itu aksi yang sedianya berjalan damai untuk menyampaikan kekecewaan terhadap gaji dan tunjangan DPR, sempat berubah ricuh akibat ulah kelompok penyusup. Kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan 20 orang, terdiri dari anggota kelompok anarko serta sejumlah pelajar SMP dan SMA.
Dari pemeriksaan awal, para pelaku diketahui mendapat ajakan melalui media sosial Instagram, khususnya dari akun Aliansi Mahasiswa Penggugat dan STM Strong. Identitas mereka mayoritas berasal dari Tangerang, Bekasi, dan Jakarta Barat dengan latar belakang pekerjaan beragam, mulai dari buruh, teknisi, hingga pengangguran. Polisi menegaskan, kelompok anarko sengaja menunggangi aksi untuk memicu kerusuhan.
Meski sempat terjadi ketegangan, aparat gabungan Polri, Brimob, dan TNI tetap mampu mengendalikan situasi. Tidak hanya menjaga keamanan, polisi juga menunjukkan pendekatan persuasif, salah satunya dengan memberi bantuan air mineral kepada peserta aksi yang mulai kelelahan.
Peternak Menjerit Gegara Harga Telur Anjlok







