Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Bentrok Ormas di Pemalang Saat Ceramah Habib Rizieq, Sembilan Orang Luka Termasuk Dua Polisi

Views
×

Bentrok Ormas di Pemalang Saat Ceramah Habib Rizieq, Sembilan Orang Luka Termasuk Dua Polisi

Sebarkan artikel ini
Bentrok Ormas di Pemalang Saat Ceramah Habib Rizieq, Sembilan Orang Luka Termasuk Dua Polisi

Koma.id | Pemalang – Bentrokan antar dua organisasi masyarakat (ormas) pecah di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Saat acara ceramah Habib Rizieq Shihab dalam rangka peringatan bulan Muharam. Insiden ini melibatkan massa Front Persaudaraan Islam (FPI) dan kelompok Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS), mengakibatkan sedikitnya sembilan orang luka-luka, termasuk dua anggota kepolisian dan satu korban kritis. rabu malam (23/07).

Kericuhan bermula dari aksi penolakan terhadap kehadiran Habib Rizieq oleh massa PWI-LS. Ratusan orang berbaju hitam dilaporkan mencoba membubarkan acara secara paksa dengan melempari panggung menggunakan batu dan botol. Aparat kepolisian yang telah membentuk barikade berusaha menghalau massa, namun bentrokan fisik tak terhindarkan setelah massa FPI berbaju putih merespons serangan tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

Direktur RSI Siaga Medika Pemalang, dr Ofi Dwiantoro, menyatakan bahwa satu korban mengalami luka serius di kepala akibat hantaman benda tumpul dan masih dalam observasi intensif. Sementara delapan lainnya mengalami luka ringan di kepala dan tangan, sebagian besar akibat lemparan batu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta aparat untuk menindaklanjuti kasus ini secara hukum. Ketua PWI-LS Jawa Tengah, Mubarok Tri, membantah tudingan bahwa pihaknya membawa senjata tajam dan menyatakan bahwa anggotanya justru menjadi korban bacokan.
Hingga Kamis pagi (24/07), aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mencegah eskalasi lanjutan. Penyelidikan terhadap insiden ini masih berlangsung, dengan pihak berwenang mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi di lapangan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.