Jakarta – Di tengah dinamika tantangan keamanan yang semakin kompleks, kehadiran Polri sebagai *guardian of peace* semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Ken Setiawan, pendiri NII Crisis Centre, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi tinggi atas kinerja Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di Tanah Air.
“Saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan berintegritas dalam menegakkan hukum, serta terus dicintai masyarakat. Teruslah menjadi pengayom dan pelindung rakyat,” ujar Ken Setiawan, Sabtu (21/6/2025).
Menurutnya, Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga hukum, tetapi juga aktif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program sosial dan dialog interaktif.
“Kehadiran Polri sangat dirasakan manfaatnya, baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, maupun kegiatan kemasyarakatan. Mereka adalah sahabat warga,” tambahnya.
Sinergi Polri-Masyarakat Kunci Keamanan Nasional
Ken Setiawan menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat adalah fondasi utama terciptanya keamanan yang berkelanjutan. “Sinergi ini harus terus diperkuat demi Indonesia yang lebih damai. Masyarakat punya peran besar, dan Polri telah membuktikan diri sebagai mitra yang bisa dipercaya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti berbagai terobosan Polri dalam beberapa tahun terakhir, seperti peningkatan respons cepat terhadap gangguan keamanan, pendekatan preventif dalam pencegahan kriminalitas, serta program *community policing* yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Harapan di Usia ke-79: Polri Semakin Dekat dengan Rakyat
Di usia yang ke-79, harapan besar disematkan pada Polri untuk terus meningkatkan pelayanan dan kepercayaan publik. “Polri harus tetap adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi tidak kehilangan jiwa pengayomannya. Masyarakat butuh figur polisi yang tegas namun tetap humanis,” pungkas Ken Setiawan.
Apresiasi dari tokoh masyarakat seperti Ken Setiawan ini menjadi bukti bahwa kinerja Polri tidak hanya diukur melalui statistik keamanan, tetapi juga dari rasa aman dan penghargaan yang diberikan oleh rakyat—nilai sejati dari pengabdian Bhayangkara.













