Koma.id | Babel – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, delapan ekor sapi jumbo sumbangan Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Bangka Belitung menjalani pemeriksaan antemortem. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban, memastikan kelayakan untuk disembelih, serta menjamin keamanannya bagi konsumsi masyarakat.
Tim dokter dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turun langsung untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Antemortem adalah tahap penting yang mencakup pengecekan tanda-tanda klinis penyakit, kesehatan mulut, kuku, mata, serta gerakan sapi, guna mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Setiap sapi yang akan dikurbankan harus memenuhi syarat utama, yakni berusia lebih dari dua tahun yang ditandai dengan lepasnya gigi susu. Dalam pemeriksaan kali ini, sapi limosin pilihan Presiden telah dipastikan memenuhi syarat tersebut semua giginya sudah berganti, sehingga dinyatakan layak untuk dikurbankan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Belitung, Edi Romdhoni, menyampaikan bahwa setelah pemeriksaan ini, tim dokter memasang label sehat sebagai tanda kelayakan.
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara
“Kami memastikan seluruh sapi dalam kondisi prima, dengan perawatan khusus seperti kandang yang bersih dan pakan segar yang mengandung vitamin,” jelasnya.
Nantinya, delapan ekor sapi jumbo ini akan dikirim ke masing-masing kabupaten dan kota di Bangka Belitung sehari sebelum Idul Adha. Salah satunya akan disembelih di Masjid Al Muhajirin, Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.
Sementara itu, pihak penyedia hewan kurban, Suyanto, mengungkapkan bahwa sapi yang disumbangkan Presiden memiliki bobot rata-rata di atas satu ton, dengan salah satu sapi berbobot 918 kilogram. Ia memastikan sapi tetap dalam kondisi optimal hingga hari penyembelihan.

Sebagai bagian dari prosedur, sapi akan dipuasakan selama 8-9 jam sebelum pemotongan. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil daging yang lebih maksimal dan berkualitas baik bagi masyarakat yang menerima distribusi kurban.
Momen Idul Adha ini menjadi bukti kepedulian sosial yang terus dijaga, sekaligus simbol kehangatan dalam berbagi berkah kepada sesama.








