Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahKeamanan

Ratusan Pimpinan Perusahaan, LSM, dan Ormas di Cilegon Deklarasikan Anti-Premanisme untuk Jaga Iklim Investasi

Views
×

Ratusan Pimpinan Perusahaan, LSM, dan Ormas di Cilegon Deklarasikan Anti-Premanisme untuk Jaga Iklim Investasi

Sebarkan artikel ini
Ratusan Pimpinan Perusahaan, LSM, dan Ormas di Cilegon Deklarasikan Anti-Premanisme untuk Jaga Iklim Investasi

Koma.id | Cilegon – Ratusan pimpinan perusahaan dari berbagai sektor industri, serta organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, berkumpul di Aula Polres Cilegon, Banten, untuk menggelar Deklarasi Anti-Premanisme, Jumat (16/5/2025).

Langkah ini dilakukan guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif, terutama dalam menyambut investasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Silakan gulirkan ke bawah

Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas terhadap segala bentuk premanisme yang berpotensi mengganggu iklim investasi di kota industri tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa Polres Cilegon telah membentuk Satgas Anti-Premanisme, yang melibatkan Satuan Brimob Polda Banten, guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara
Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara

“Polres Cilegon bersama Walikota dan Forkopimda melaksanakan deklarasi ini dengan harapan wilayah hukum kami tetap aman dan kondusif. Kami tidak akan segan menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Kemas.

Selain jajaran kepolisian, deklarasi ini juga mendapat dukungan dari Walikota Cilegon, Robinsar, yang meminta para investor agar lebih bijak dalam menjalankan usahanya dengan melibatkan pengusaha lokal. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja.

“Saya mengapresiasi langkah kepolisian dalam menyatukan persepsi semua elemen masyarakat untuk menjaga iklim investasi agar lebih kondusif, aman, dan nyaman bagi investor,” kata Robinsar.

Deklarasi ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, dan elemen masyarakat untuk menekan premanisme serta menciptakan iklim usaha yang sehat, yang diharapkan berdampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.