Koma.id– Kemacetan parah yang melumpuhkan akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok di ruas Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, pada Kamis dan Jumat lalu, terus menuai sorotan dan kritik tajam dari berbagai kalangan.
Insiden lalu lintas yang mengakibatkan aktivitas pelabuhan tersendat ini dinilai telah merugikan secara ekonomi dan sosial, terutama bagi DKI Jakarta sebagai pusat logistik nasional.
Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, mendesak Menteri BUMN Erick Thohir untuk turun tangan secara langsung menyikapi kemacetan horor tersebut. Menurutnya, keterlibatan pemerintah pusat sangat penting agar kejadian semacam ini tidak berulang.
Sementara itu, Pengamat Maritim dari IKAL Strategic Center (ISC), Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menyoroti lemahnya manajemen arus kendaraan menuju pelabuhan. Pasalnya peningkatan volume kendaraan tidak diimbangi dengan sistem pengaturan gate pass yang adaptif.







