Koma.id – Pengamat yang juga praktisi hukum, Fernando EMaS, mengapresiasi sikap heroik almarhuma Bripka Anditya Munartono (35 tahun) yang berhasil selamatkan wisatawan di Pantai Pengandaran.
“Turut Berdukacita atas meninggalnya Bripka Anditya Munartono,” kata Fernando kepada Koma pada Rabu (8/1/2025).
Ditegaskan Fernando, walaupun Anditya sedang tidak bertugas namun melihat ada seorang wisatawan Sevina Azahra (14 tahun) dalam kondisi hampir tenggelam segera memberikan pertolongan.
“Jiwanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat lebih kuat sehingga rela mempertaruhkan nyawanya demi untuk menyelamatkan Sevina,” ujar Fernando.
“Tentu masyarakat sangat bersimpati dan mengapresiasi atas tindakan yang dilakukan oleh Anditya,” sambung dia.
Menurut Fernando, tindakan Anditya akan memberikan kesan positif masyarakat kepada Polri.
Seharusnya, kata dia, lebih banyak lagi menunjukkan sentuhan kepada masyarakat yang memberikan penilaian positif kepada Polri.
Sehingga tidak hanya kesan negatif yang lebih banyak muncul dan memberikan dampak kurang baik kepada Polri.
“Seluruh jajaran Polri memiliki kewajiban membangun citra positif Polri dan secara perlahan menghilangkan citra negatif dari masyarakat,” tandasnya.













