Koma.id – Tekanan publik kembali menggema di dunia maya. Petisi daring yang dibuat oleh Brema Brahmana menuntut aparat penegak hukum untuk menangkap Harun Masiku tanpa kompromi kini menarik perhatian masyarakat luas. Petisi yang berjudul “Tangkap Harun Masiku dan Berantas Korupsi Tanpa Kompromi” ini bak sirine yang memanggil kesadaran publik untuk bersatu melawan kejahatan korupsi yang terus menjamur.
Brema melontarkan kritik tajam terhadap lambannya penegakan hukum bagi Masiku dengan menekankan, membiarkan korupsi terus berkembang tanpa tindakan adalah kejahatan.
“Jangan bermimpi mendapatkan gaji besar kalau persoalan korupsi saja tidak mampu diselesaikan dengan tuntas,” tulisnya dalam pernyataan petisi tersebut.
Ia menyerukan agar Harun Masiku, buronan kasus suap yang sudah menjadi hantu bagi aparat penegak hukum, segera ditangkap.
Hingga saat ini, ratusan tanda tangan telah terkumpul, mencerminkan dukungan nyata dari masyarakat yang sudah muak dengan kegagalan pemberantasan korupsi. Tidak sedikit pula yang menyampaikan komentar penuh desakan agar pihak berwenang bertindak tegas dan menunjukkan keberpihakan pada keadilan.
Petisi ini menjadi tamparan keras bagi Komisi Pemberantasan Korupsi yang kerap dinilai mandek dalam menangani kasus-kasus besar. Harun Masiku, yang menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2020, seolah menghilang tanpa jejak di tengah kabar simpang siur soal keberadaannya.







