Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

PDIP Mendidih soal Pilkada Brutal di Pilkada Papua Tengah, KPU Beberkan 7 Wilayah di Papua Rekapitulasi Belum Rampung

Views
×

PDIP Mendidih soal Pilkada Brutal di Pilkada Papua Tengah, KPU Beberkan 7 Wilayah di Papua Rekapitulasi Belum Rampung

Sebarkan artikel ini
PDIP Mendidih soal Pilkada Brutal di Pilkada Papua Tengah, KPU Beberkan 7 Wilayah di Papua Rekapitulasi Belum Rampung

Koma.id, Jakarta – PDI Perjuangan (PDIP) mengungkap dugaan intervensi aparat kepolisian pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua Tengah 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Deddy Yevri Sitorus menyebut bahwa aparat polisi telah merampok suara rakyat di daerah tersebut secara brutal.

Silakan gulirkan ke bawah

Deddy Sitorus berharap perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk meminta pertanggungjawaban dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dugaan kekerasan oleh polisi.

Di kesempatan sama, Ketua DPP PDIP Ronny Talapessy menyebut pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat di Kabupaten Paniai, bahwa pada proses rekapitulasi ada intervensi dari kepolisian.

Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu, 11 Desember 2024. PDIP pun meminta kepada Kapolri atau kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo agar mencopot Kapolda Papua Tengah, Brigjen Alfred Papera, dan juga Kapolres Paniai, Kompol Deddy A Buri, dan juga Kapagops Porlres Paniai, AKP Hendri Jodo Manurung.

Disisi lain, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin mengungkap penyebab rekapitulasi suara di tujuh kabupaten/kota di Papua yang menggelar Pilkada serentak 2024 belum rampung hingga saat ini. Afif mengatakan salah satu hal yang menyebabkan keterlambatan proses rekapitulasi itu adalah faktor keamanan yang dialami oleh petugas KPU.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.