Koma.id, Jombang – Rabu, 27 April 2005, AKP Ibrahim Gani baru saja mengikuti apel pagi di halaman Mapolres Jombang. Kasat Samapta itu lantas masuk ke ruangannya.
Saat itu, Gani tampak sedang membenahi pakaiannya. Sekonyong-konyong, Iptu Sugeng Wiyono masuk dan meraih pistol yang ada di atas meja.
Mengetahui hal ini, Gani lantas berusaha merebut pistolnya, namun Sugeng langsung memuntahkan dua peluru ke arah Gani. Dua timah panas itu mengenai dada kiri dan pinggang sebelah kiri Gani.
Sesaat setelahnya, Sugeng lantas mengarahkan pistol ke pelipisnya dan menembak kepalanya sendiri. Sedangkan Gani yang masih sadar segera berdiri sempoyongan menuju pintu keluar meminta pertolongan lantas ambruk.
Letusan senjata api seketika menggegerkan Mapolres Jombang. Anggota polisi lainnya yang mendengar langsung menuju sumber suara tembakan.
Eks Kompolnas Apresiasi Visi Polisi Bersama Masyarakat, Pengingat Penting bagi Personel Polri
Mereka menemukan Gani telah ambruk dengan bersimbah darah di depan pintu ruangannya. Gani yang masih bernapas kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sedangkan Sugeng telah ditemukan tewas dalam ruangan dengan masih menggenggam pistol milik Gani. Beberapa saat setelah peristiwa itu, dua ambulans datang ke Mapolres Jombang.
Dua ambulans itu segera mengevakuasi Gani dan jasad Sugeng ke Surabaya. Gani yang masih hidup kemudian menjalani perawatan di RSU dr Soetomo. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan.








