Koma.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia Dhaniswara K Harjono menilai, huru-hara imbas Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 14 September 2024 tidak hanya berdampak secara internal.
Dhaniswara mengatakan, polemik di tubuh Kadin Indonesia turut berimbas pada iklim ekonomi nasional.
Lantaran, kelompok buruh, pelaku usaha UMKM hingga investor asing turut menanti kejelasan akan hal tersebut.
Disisi lain, Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebutkan akan mengajukan gugatan pembatalan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) ke pengadilan negeri.
Kuasa Hukum Kadin Indonesia Hamdan Zoelva mengatakan saat ini pihaknya sedang mempelajari dokumen-dokumen terkait dengan keberadaan Kadin dan organisasinya.
Selain itu, langkah tersebut juga mencakup keputusan organisasi terhadap sejumlah pihak yang terlibat Munaslub.
Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Periode 2024-2029, Anindya Bakrie, memberikan tanggapan terkait isu perpecahan di internal Kadin setelah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar pada 14 September 2024.
Anindya menegaskan bahwa perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan hal yang biasa. Meskipun demikian, dia optimistis bahwa Kadin Indonesia akan kembali solid dan bersatu.







