Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Ketum Relawan Jokowi : Permintaan Maaf Presiden Bukti Pemimpin Tulus, Bukan Pencitraan

Views
×

Ketum Relawan Jokowi : Permintaan Maaf Presiden Bukti Pemimpin Tulus, Bukan Pencitraan

Sebarkan artikel ini
Ketum Relawan Jokowi : Permintaan Maaf Presiden Bukti Pemimpin Tulus, Bukan Pencitraan

Koma.id – Ketua Umum Relawan Jokowi alias ReJO, HM Darmizal MS mengungkapkan, permohonan maaf yang disampaikan Presiden Jokowi pada rakyat Indonesia membuktikan jika mantan Gubenur DKI Jakarta tersebut merupakan sosok pemimpin yang negarawan.

Menurut Darmizal, kemuliaan dan tindakan presiden Jokowi tersebut merupakan simbol seorang pemimpin yang rendah hati. “Saya belum pernah mendengar ungkapan ‘maaf’ yang begitu menggetarkan dari seorang presiden kepada seluruh rakyatnya. Apalagi disampaikan di Istana Negara yang merupakan simbol pusat kekuasaan,” ujarnya, Minggu (4/8/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

Dirinya melihat tindakan presiden Jokowi itu sebagai cerminan sikap negarawan yang terbuka dan rendah hati. “Permohonan maaf Presiden Jokowi selaras dengan ajaran moral tinggi dalam semua agama. Meminta maaf adalah perbuatan mulia yang berpahala, dan lebih mulia lagi yang memberi maaf,” tegasnya.

Tokoh asal Minang, Sumatera Barat itu mengajak masyarakat untuk merespon tindakan presiden dengan sikap yang setara atau setidaknya menahan diri dari kritik yang tidak membangun. Darmizal menyayangkan tanggapan negatif dari sebagian lawan politik terhadap tindakan mulia Presiden Jokowi.

Dirinya menilai bahwa kritik dan sinisme yang disampaikan justru meninggikan derajat dan memperlihatkan kemuliaan hati dan pikiran lresiden Jokowi. “Ini membuktikan bahwa beliau benar-benar tulus memimpin bangsa tanpa memikirkan pencitraan berbalut kepalsuan,” tambahnya.

Darmizal menekankan, keberanian meminta maaf dan kesediaan memberi maaf adalah kunci untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang toleran, rukun, dan damai.

Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai momentum membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

“Permohonan maaf Presiden Jokowi menunjukkan kematangan kepemimpinan dan kenegarawanan yang patut diapresiasi. Ini adalah langkah berani yang jarang kita lihat dari seorang kepala negara yang masih memegang kekuasaan,” urainya.

Darmizal berharap, masyarakat Indonesia dapat merefleksikan makna dari peristiwa ini dan bersama-sama melangkah menuju Indonesia yang lebih baik, lebih toleran, dan lebih bersatu.

“Permintaan maaf Presiden Jokowi jangan ditafsirkan lain. Saya sangat bangga terhadap sikap presiden Jokowi yang secara terang benderang meminta maaf pada rakyatnya,” ujarnya.

Menurut dia, tidak mungkin seorang Presiden sekalipun, membuat senang semua orang atau kelompok. Sikap seperti itu sungguh jarang kami temukan dari pemimpin terdahulu. “Ini bukti nyata jika Presiden Jokowi adalah sosok negarawan sejati yang rendah hati,” demikian Darmizal.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.