Koma.id – Belakangan ini, wacana pemakzulan terhadap Presiden Joko Widodo telah mencuat secara massif di berbagai kalangan. Namun, tanggapan keras datang dari Wakil Ketua Umum Partai Prima, Mangapul Silalahi, yang menyebutkan bahwa seruan tersebut tidak lebih dari sekadar mimpi yang tak beralasan.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
“Kalau mimpi bangun bro mau maju negara kita ini. Mimpi yang lain aja lah. Jangan mimpi yang itu pemakzulan itu,” kata Mangapul, di Gambir, Jakarta Pusat.
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
Menurutnya, negara memerlukan mimpi yang lebih konstruktif. Fokus terlalu besar pada pemakzulan tanpa bukti yang jelas hanya akan memecah belah politik. Mangapul juga menyoroti kesulitan dalam proses pemakzulan yang diatur dalam undang-undang, terutama jika tanpa bukti yang kuat.
Pernyataan Mahfud MD, yang dikenal sebagai cawapres nomor 3 dan ahli tata negara, juga menjadi sorotan. Mahfud MD menegaskan bahwa sebagai seorang intelektual, dia tidak ingin terlibat dalam angket yang digaungkan oleh capres Ganjar Pranowo..
“Prof Mahfud MD itu ahli tata negara dia tahu apa itu hak angket. Sebagai seorang intelektual daripada dia tercedera oleh hal yang naif dan segala macam, dia bilang saya nggak ikut campur,” ungkap Mangapul.







