Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Rektor UIM : Indonesia Harus Hindari Perpecahan Pasca Pemilu 2024

Views
×

Rektor UIM : Indonesia Harus Hindari Perpecahan Pasca Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Rektor UIM : Indonesia Harus Hindari Perpecahan Pasca Pemilu 2024

Koma.id – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Muammar Bakry mengatakan, Indonesia harus terhindar dari perpecahan di tengah masyarakat setelah Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kebetulan sekali kita saat ini berada pada bulan Syakban. Bulan ke-8 tahun Hijriah ini berakar dari kata sya’bun berarti bangsa. Jadi, bisa dimaknai bahwa kekuatan suatu negara itu terletak pada persaudaraan serta kebangsaannya,” kata Muammar di Jakarta, Kamis (22/2/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Muammar Bakry, persatuan tersebut hanya bisa terjadi di bawah naungan sosok pemimpin yang kuat. Pemimpin tersebut harus dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat. Dengan demikian, ujarnya, masyarakat akan bersatu mendukung sosok pemimpin yang terpilih tersebut.

“Negara yang memiliki hampir 300 juta jiwa penduduk seperti ini tentu perlu ada pemimpin yang kuat melalui proses yang demokratis,” ujar Muammar Bakry.

Lebih jauh dia mengatakan, proses demokrasi dalam melahirkan seorang pemimpin, harus jauh dari unsur politik identitas.

Politik identitas, lanjut dia, hanya akan memicu perpecahan dan keberpihakan yang tidak sehat di antara masyarakat.

Oleh karena itu, ujar Muammar, masyarakat harus diedukasi terkait dengan politik identitas demi mencegah adanya perpecahan.

“Dengan begitu, publik makin tercerahkan dengan edukasi yang baik, sesuai dengan nilai-nilai yang ada pada agama, dan makin dewasa dalam melihat hubungan agama dengan politik,” kata Muammar Bakry.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.