Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
PolitikUncategorized

Prabowo-Gibran Batal Uji Publik, Anies Ingin Bentuk Badan Khusus, Ganjar-Mahfud Diperiksa Bawaslu

Views
×

Prabowo-Gibran Batal Uji Publik, Anies Ingin Bentuk Badan Khusus, Ganjar-Mahfud Diperiksa Bawaslu

Sebarkan artikel ini
Prabowo-Gibran Batal Uji Publik, Anies Ingin Bentuk Badan Khusus, Ganjar-Mahfud Diperiksa Bawaslu
Calon Presiden 2024, dari kiri ke kanan : Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan (kolase)

Koma.id Calon Presiden (capres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, ingin membuat gebrakan dengan mengungkapkan rencananya untuk membentuk badan khusus yang akan fokus mengatasi krisis iklim. Jika terpilih sebagai Presiden dalam Pemilihan Presiden 2024, Anies berkomitmen untuk mendirikan lembaga tersebut di bawah naungan kantor kepresidenan.

Badan iklim yang direncanakan oleh Anies ini akan memiliki tugas utama untuk memantau serta mengevaluasi upaya penanganan krisis iklim yang telah dilakukan oleh Kementerian dan Lembaga terkait. Dengan langkah ini, Anies berharap dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap isu global yang semakin mengkhawatirkan.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, rivalnya, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, terlihat menghadiri dialog terbuka di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, mereka memaparkan visi-misi mereka, menyusun strategi untuk memenangkan hati pemilih dalam Pilpres mendatang.

Baca juga:
Prabowo Ungkap Banyak Menteri Masuk RS karena Kerja Keras

Namun, pasangan Ganjar-Mahfud tidak luput dari sorotan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pasangan Nomor Urut 3 terkait dugaan curi start kampanye. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan pada Jumat (24/11/2023), menambah panas persaingan politik jelang pilpres.

Di sisi lain, pasangan Prabowo-Gibran, memutuskan batal datang dalam uji publik yang diadakan PP Muhammadiyah. Prabowo rencananya bakal hadir dalam Rakerda Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Jawa Barat di Bandung.

Meskipun menegaskan bahwa dirinya tidak berkampanye, Prabowo tetap memberikan pidato di hadapan sekitar 5.000 kepala desa. Ia menekankan kehadirannya dalam acara tersebut sebagai menteri pertahanan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.