Koma.id, Hari ini (2/10) Museum Batik Indonesia resmi di buka pada Hari Batik Nasional oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makariem. Nadiem meresmikan museum ini bersama dengan Yayasan Batik Indonesia (YBI) yang disaksikan langsung oleh ibu Negara, Iriana Jokowi, dan Ibu Wakil Presiden, Wory Ma’ruf Amin.
Pada acara peresmian tersebut, Ada 125 pengrajin batik dari seluruh daerah yang bergabung untuk membuat motif batik dari 33 daerah di Indonesia.
Apa saja yang bisa dipelajari di Museum Batik Indonesia?
Menurut Nadiem, kedepannya masyarakat dapat berkunjung ke Museum Batik Indonesia yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk melakukan rangkaian kegiatan edukatif sebagai bagian pelestarian batik nusantara.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menjelaskan, museum yang dinaungi Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB) ini berfungsi untuk mewadahi berbagai kalangan untuk mengenal, memahami, hingga belajar memproduksi batik.
Batik merupakan salah satu dari warisan budaya Indonesia yang telah di resmikan oleh UNESCO sejak tahun 2009. Pengakuan batik sebagai warisan dunia yakni karena setiap helai kain batik mengandung nilai budaya dan makna filosofis tentang siklus kehidupan manusia Indonesia.
Lebih lanjut Nadiem mengatakan optimisme tersebut sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo yang menegaskan upaya untuk memperkenalkan, melestarikan, dan mengembangkan batik harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama sebagai warga negara Indonesia. Sebab, batik merupakan wajah dan budaya yang merepresentasikan kehormatan bangsa Indonesia.
“Peresmian Museum Batik Indonesia merupakan titik tolak dalam memperkuat upaya menghadirkan sarana penyebaran pengetahuan mengenai batik di Nusantara serta membukakan akses kepada masyarakat luas untuk mengenal batik dengan lebih mendalam,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis, Senin, 2 Oktober 2023.







