Koma.id – Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin berharap persoalan pernyataan Rocky Gerung yang dinilai menghina Jokowi tidak harus diselesaikan di ranah hukum.
“SIAGA 98 berharap Polri dapat memfasilitasi perselisihan yang antara Rocky Gerung dan Para Pendukung Presiden Jokowi dalam bentuk dialog dan perdamaian,” kata Hasanuddin dalam keterangan tertulis, Minggu (6/8/2023).
Menko Polkam Luncurkan Penerapan Perdana Teknologi Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla
Ditegaskan dia, dialog dalam menyelesaikan perselisihan ini lebih substantif menciptakan ketertiban daripada harus dibawa ke ranah hukum sebab dialog dan perdamaian adalah rajanya hukum, diatas hukum apapun.
Lebih lanjut, Polri dapat menjalankan fungsi mediasi kearah restoratif justice dalam menyelesaikan permasalahn ini.
“Kami juga, sebagai bagian dari pendukung Jokowi (2014 dan 2019) yang kini tergabung dalam SIAGA 98, menghormati langkah hukum Relawan Jokowi lainnya, namun kami memilih menerima maaf Rocky Gerung dalam konteks memahami apa yang disampaikan Presiden Jokowi sebagai hal kecil,” katanya.
“Bahwa ada hal besar yang perlu kita kerjakan bersama, yang tingkat keutamaannya lebih penting yaitu melaksanakan pemilu 2024 secara damai dan demokratis, agenda pemberantasan korupsi, mengatasi tindak pidana perdagangan orang, perjudian online, ilegal mining, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional,” pungkasnya.














