Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Gerindra Hormati Sikap Jokowi yang Belum Tegas Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

×

Gerindra Hormati Sikap Jokowi yang Belum Tegas Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Sebarkan artikel ini
Sugiat Santoso
Juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menghormati sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang belum secara tegas menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode pada Pilpres 2029.

Sugiat mengatakan Gerindra menghormati setiap pilihan politik pihak lain, termasuk Jokowi dan Partai Golkar yang telah menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk kembali maju sebagai calon presiden pada 2029.

Silakan gulirkan ke bawah
Baca juga:
Rapor Dua Tahun Prabowo-Gibran Jadi Sorotan, Habib Syakur Minta Publik Berpijak pada Data

“Sekali lagi, apa pun sikap kawan-kawan lain, apakah Pak Jokowi atau Golkar atau partai-partai lain, prinsipnya apa pun pilihan politik, sikap mereka, kami pasti menghormati,” kata Sugiat, dikutip Senin (12/10/2026).

Terkait dukungan Golkar kepada Prabowo, Sugiat menyebut pembahasan mengenai sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo dapat dilakukan kemudian. Penentuan pasangan pada Pilpres 2029 belum menjadi fokus utama Gerindra saat ini.

Ia menegaskan, sesuai arahan Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra, partainya masih memusatkan perhatian pada pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Pak Prabowo di rapat-rapat internal kami selalu mengatakan bahwa pilpres masih jauh, pemilihan masih jauh. Kami masih fokus untuk menyukseskan program-program prioritas Pak Prabowo,” ujarnya.

Sugiat menilai pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru berjalan sekitar dua tahun masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak agar program pemerintah dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, Jokowi merespons singkat pertanyaan mengenai peluang Prabowo-Gibran melanjutkan kepemimpinan untuk dua periode. Saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026), Jokowi mengatakan bahwa pelaksanaan pemilu masih jauh.

“Pemilu masih jauh,” kata Jokowi.

Ketika kembali ditanya mengenai Pilpres 2029, Jokowi meminta semua pihak untuk lebih dahulu berfokus pada pekerjaan masing-masing dan kepentingan rakyat.

“Masih jauh 2029, semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyatlah semuanya,” ucapnya.

Pernyataan tersebut berbeda dengan sikap Jokowi pada September 2025. Kala itu, ia mengaku telah meminta para relawan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua periode.

“Ya memang sejak, apa, saya perintahkan seperti itu untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode,” ujar Jokowi saat itu.

Perbedaan pernyataan tersebut kembali memunculkan perhatian terhadap dinamika dukungan politik menjelang Pilpres 2029. Namun, Gerindra menegaskan bahwa partainya saat ini memilih memprioritaskan pelaksanaan program pemerintahan ketimbang membahas kontestasi politik berikutnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.