Koma.id– Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, menegaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab kerusuhan di pabrik smelter milik PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) pada Sabtu (14/1/2023).
Pasalnya, kerusuhan tersebut menyebabkan dua korban tewas dari tenaga kerja asing (TKA) dan lokal.
KPK Sita Land Cruiser Milik Gus Arif
“Kita sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang meninggal dunia dari TKI dan siapa dari TKA kenapa dia meninggal dunia, saya akan lakukan penyelidikan ini semuanya,” kata Rudy Minggu (15/1/2022).
Kombes Agustinus Christmas Kenang Kapolda Cup E-Sport 2024, Cetak Generasi Digital Berprestasi
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto, mengatakan bentrok di PT GNI itu bukan masalah TKI dengan TKA. Tetapi tuntutan dari tenaga kerja yang bergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) terhadap perusahaan.
“Karena mogok kerja kemudian ada anarkis lalu ada gesekan dengan pekerja di dalam,” ucapnya.
Terkait kasus ini puluhan orang telah diamankan dan hingga kini masih dalam pemeriksaan kepolisian.














