Koma.id– Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan arah luncuran awan panas guguran Gunung Semeru mengarah ke sektor tenggara dan selatan dari puncak gunung api tersebut dengan jarak lebih dari 13 kilometer.
Kepala PVMBG Hendra Gunawan menuturkan lahar dingin maupun lahar panas dapat terjadi di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak, khususnya sepanjang aliran sungai.
Adapun kronologinya sebagai berikut:
1. Pukul 03.44 WIB bahwa telah diinformasikan oleh petugas pos pantau gunungapi Semeru bahwa telah terjadi APG (Awan Panas Guguran) dengan arah luncuran ke arah tenggara.
2. Pukul 03.50 Wib, warga diseputaran lereng gunungapi semeru meliputi desa Sumbersari, oro-oro Ombo, curah Kobok’an Kecamatan Pronojiwo, desa Kajar kuning Kec. Candipuro meninggalkan kediaman untuk berkumpul di tempat titik Kumpul jarak aman
3. Pukul 03.56 Wib, jarak luncur APG (Awan Panas Guguran) mencapai jarak 5 Km
4. Pukul 04.25 Wib terkonfirmasi jarak luncur APG (Awan Panas Guguran) mencapai jarak 7 Km
5. Pukul 04.30 Wib, himbauan dari Pospantau Gunungapi Semeru melalui WAG, agar dilaksanakan penutupan jalur alternatif dari Lumajang – Malang begitupun sebaliknya serta menghindari aktifitas diseputar aliran sungai besuk Kobok’an
6. Pukul 06.00 Wib, terkonfirmasi getaran APG (Awan Panas Guguran) dengan skala 35 mm mengarah ke arah tenggara dengan jarak luncur sejauh 7 Km
7. Pukul 07.00 Wib Warga kembali ke kediaman masing-masing
8. Pukul 07.30 Wib Wabup Lumajang Ir. H Indah Amperawati, M.Si. beserta rombongan tiba di Pos Pantau gunungapi Semeru sawur
8. Pukul 08.34 Wib telah terjadi APG susulan mengarah ke aliran besuk Kobok’an dengan jarak 7 KM
9. Pukul 08.45 Wib Warga seputaran lereng Gunungapi Semeru telah dievakuasi menuju titik Kumpul pengungsian
10. Pukul 09.22 Wib material APG susulan telah mencapai jarak 9 KM menuju aliran Besuk Kobok’an
11. Pukul 10.00 Wib material APG susulan telah mencapai jarak 10 KM masuk aliran besuk lanang
12. Pukul 11.25 Wib terjadi Hujan Abu Vulkanik mengarah di sebagian Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro.
13. Pukul 12.00 Wib, APG susulan dengan skala 40 mm menuju tenggara
14. Pukul 12.10 Wib material APG susulan dengan jarak 11 KM menuju aliran gladak perak disertai hujan lumpur.
15. Pukul 12.20 Wib warga dusun Kamarkajang melakukan evakuasi menadiri baik kantor Kacamatan Candipuro , Kecamatan pasirian dan sanak saudara.












