Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Ustadz Hilmi Firdaus Minta Program MBG Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Total

Views
×

Ustadz Hilmi Firdaus Minta Program MBG Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Total

Sebarkan artikel ini
UHF
Ustadz Hilmi Firdausi

KOMA.ID, JAKARTA –Pendakwah sekaligus Pimpinan YPI Baitul Hikmah dan juga Pengasuh PPA Assa’adah Ustadz Hilmi Firdaus meminta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan sementara pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan dalam untuk dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Pernyataan itu disampaikan Hilmi melalui unggahan di akun media sosialnya, menanggapi mundurnya Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) meski belum lama dilantik, yakni pada tanggal 8 Juni 2026 lalu.

Silakan gulirkan ke bawah

Hilmi menilai mundurnya Nanik perlu menjadi momentum untuk mengevaluasi secara total pelaksanaan program MBG yang selama ini menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

“Nanik S Deyang mundur dari kepala BGN padahal belum lama dilantik. Kita patut menduga memang program MBG ini kerusakannya sudah sangat parah. Saran saya hentikan dulu sementara. Evaluasi total,” tulis Hilmi melalui akun X pribadinya @Hilmi28, Rabu (22/7/2026).

Menurut dia, penghentian sementara dan evaluasi menyeluruh dapat membantu pemerintah menghemat anggaran dalam jumlah besar. Hilmi juga meminta agar pelaksanaan program difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Fokus pada yang benar-benar membutuhkan. Itu akan hemat ratusan Triliun,” ujarnya.

Hilmi juga mempertanyakan dampak pemberian makan siang sekali terhadap perbaikan gizi masyarakat, khususnya apabila makanan yang disediakan tidak memenuhi standar kualitas.

“Logika sederhana, makan siang sekali itu tidak akan berdampak apa-apa, apalagi makanan yang tidak proper karena pengusaha kebanyakan ambil untung,” katanya.

Selain menyoroti efektivitas program, Hilmi menilai pelaksanaan MBG juga berpotensi memberikan dampak terhadap harga bahan pokok yang kemudian dirasakan oleh masyarakat luas.

“Namun yang pasti kenaikan harga bahan pokok akibat MBG berimbas pada semua keluarga,” tulisnya.

Atas berbagai persoalan tersebut, Hilmi meminta Presiden Prabowo untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan MBG.

“Ayolah Pak Presiden, dengarkan rakyatmu..,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.