Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Aliansi Cipayung Menggugat Demo di DPR, Desak Prabowo-Gibran Mundur

Views
×

Aliansi Cipayung Menggugat Demo di DPR, Desak Prabowo-Gibran Mundur

Sebarkan artikel ini
Aksi Aliansi Cipayung Menggugat di DPR
Aksi Aliansi Cipayung Menggugat di DPR

Koma.id, JAKARTA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gerbang Gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (15/6/2026) sore. Aksi yang diikuti sejumlah organisasi mahasiswa itu sempat diwarnai ketegangan dan aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

Massa aksi berasal dari berbagai organisasi, di antaranya PMKRI Jakarta Timur/Selatan, GMNI Jakarta Timur, LMND Jakarta Timur, dan Himapersis Jakarta Timur. Setibanya di depan kompleks parlemen, para mahasiswa langsung menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membentangkan sejumlah spanduk serta poster bertuliskan “Prabowo-Gibran Gagal Total”.

Silakan gulirkan ke bawah

Ketegangan terjadi ketika aparat kepolisian yang mengamankan jalannya demonstrasi membentangkan spanduk berisi imbauan kepada peserta aksi. Langkah tersebut memicu reaksi dari massa mahasiswa hingga terjadi aksi saling dorong antara demonstran dan petugas keamanan.

Meski demikian, situasi tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian berhasil meredam ketegangan dan mengimbau peserta aksi agar tidak terprovokasi sehingga demonstrasi dapat kembali berlangsung kondusif.

Pantauan di lokasi menunjukkan mahasiswa tetap melanjutkan penyampaian aspirasi secara bergantian. Sementara itu, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Gatot Soebroto terpantau ramai lancar dengan pengawalan dari aparat kepolisian.

Dalam aksinya, Aliansi Cipayung Menggugat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan utama yang disuarakan adalah mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Selain itu, massa aksi juga menuntut penyelenggaraan pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia guna menjamin akses pendidikan tanpa hambatan ekonomi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.