Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Peneliti BRIN Nilai Safari Politik Jokowi Berpotensi Bantu PSI Lolos Parlemen

Views
×

Peneliti BRIN Nilai Safari Politik Jokowi Berpotensi Bantu PSI Lolos Parlemen

Sebarkan artikel ini
Img 20260405 Wa0006
Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Koma.id / Andry Novelino)

Koma.id – Langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang mulai aktif berkeliling ke berbagai daerah dinilai memiliki muatan politik menjelang Pemilu 2029. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut aktivitas tersebut berpotensi membantu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meningkatkan elektabilitas hingga lolos ke parlemen.

Peneliti Senior Bidang Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli, menilai Jokowi masih memiliki pengaruh politik yang cukup kuat di masyarakat meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Karena itu, setiap aktivitas politik maupun sosial yang dilakukan Jokowi diyakini tetap memiliki dampak elektoral.

Silakan gulirkan ke bawah

“Keliling Indonesia itu bisa dibaca sebagai upaya menjaga pengaruh politik sekaligus membantu PSI agar punya peluang lolos parliamentary threshold,” kata Lili seperti dikutip, Kamis (28/5/2026).

Menurut Lili, posisi PSI saat ini masih membutuhkan figur besar untuk mendongkrak daya tarik partai di mata pemilih. Dalam konteks tersebut, kedekatan PSI dengan keluarga Jokowi menjadi faktor penting.

Ia mengatakan Jokowi memiliki basis massa yang cukup loyal di sejumlah daerah sehingga kehadirannya dalam berbagai agenda publik dapat membantu meningkatkan eksposur politik PSI.

Selain itu, Wasisto menilai langkah Jokowi berkeliling daerah juga bisa dimaknai sebagai upaya menjaga kesinambungan pengaruh politik pasca tidak lagi berada di pemerintahan.

“Jokowi tentu tetap ingin menjaga legacy dan jaringan politiknya tetap relevan,” ujarnya.

Sebelumnya, aktivitas Jokowi di sejumlah daerah menjadi sorotan publik. Dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi diketahui menghadiri berbagai agenda sosial, kebudayaan, hingga pertemuan dengan relawan dan tokoh masyarakat di sejumlah wilayah.

Pengamat politik lain juga melihat adanya kemungkinan Jokowi mulai memainkan peran sebagai king maker menjelang kontestasi politik mendatang. Apalagi, PSI saat ini dipimpin putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

Meski demikian, Wasisto menilai langkah Jokowi belum tentu secara otomatis membuat PSI lolos ke parlemen. Menurut dia, partai tetap harus memperkuat struktur organisasi, kaderisasi, dan program politik agar mampu bersaing dalam pemilu mendatang.

“Figur penting, tapi tidak cukup. PSI tetap harus bekerja membangun basis dukungan yang lebih luas,” katanya.

Pada Pemilu 2024 lalu, PSI gagal lolos ke DPR RI karena perolehan suara nasional belum memenuhi ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Namun partai tersebut dinilai masih memiliki peluang memperkuat posisi politik jika mampu memanfaatkan momentum dan dukungan figur populer.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.