Koma.id | Jakarta – Konsumsi puluhan suplemen secara bersamaan dinilai berbahaya dan berisiko menimbulkan kerusakan organ vital. Para ahli gizi dan kedokteran mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan suplemen sebagai pengganti pola makan sehat.
Risiko Kesehatan
- Kerusakan hati: Vitamin larut lemak seperti A, D, E, dan K dapat menumpuk dan merusak organ hati.
- Gagal ginjal: Konsumsi berlebih membebani kerja ginjal hingga memicu gagal ginjal.
- Gangguan saraf: Penumpukan vitamin B6 sintetis dapat menyebabkan neuropati.
- Ketidakseimbangan nutrisi: Mineral berlebih menghalangi penyerapan nutrisi penting lainnya.
- Keracunan zat besi: Dosis tinggi bisa memicu keracunan fatal.
Pandangan Ahli Dokter Gizi Klinik MRCC Siloam Hospitals, dr. Inge Permadhi, Sp.GK, menegaskan konsumsi suplemen berlebihan tidak selalu membuat tubuh lebih sehat.
“Kalau makan kita baik, ada karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, dan air sesuai kebutuhan, sebenarnya vitamin dan mineral tubuh sudah terpenuhi,” ujarnya, Kamis (22/05).
Menurut Inge, vitamin larut lemak berisiko menumpuk dalam tubuh. Ia mencontohkan kebutuhan vitamin C orang dewasa hanya 75–90 mg per hari, namun banyak orang mengonsumsi dosis jauh lebih tinggi tanpa pemeriksaan medis.
Suplemen Bukan Jalan Pintas Ahli nutrisi Olivia Thomas dari Boston Medical Center menekankan suplemen hanya produk tambahan, bukan pengganti pola makan sehat. Hal senada disampaikan Pieter Cohen, profesor kedokteran di Harvard Medical School, yang mengingatkan kualitas suplemen sering tidak terjamin karena regulasi longgar.
Kelompok Rentan Menurut Cindy Reuter dari Dartmouth Health, orang dengan masalah hati, ginjal, jantung, pasien kanker, serta ibu hamil dan menyusui perlu ekstra hati-hati. Interaksi suplemen dengan obat lain dapat menimbulkan efek berbahaya.
Fenomena “Pill Fatigue” Selebritas Kim Kardashian pernah mengaku mengonsumsi 35 suplemen per hari hingga mengalami kelelahan menelan pil. Kondisi ini dikenal sebagai pill fatigue, yang dapat memicu mual, pusing, dan gangguan saluran cerna.








