Koma.id | Bekasi – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan perjalanan KRL Commuter Line lintas Bekasi – Cikarang belum bisa beroperasi penuh pada Rabu (29/04). Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut layanan baru akan berangsur normal hingga Stasiun Cikarang mulai siang hari, rabu (30/04).
“Pada pagi hari, perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi. Seiring perkembangan penanganan di lapangan, layanan direncanakan dapat kembali berjalan secara bertahap hingga lintas Bekasi – Cikarang pada siang hari,” ujar Anne dalam keterangan tertulis.
Hingga Selasa malam, proses evakuasi KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung. Jalur Bekasi Timur ditutup sementara karena menjadi titik penanganan insiden. Aliran listrik di lintas Cibitung – Bekasi Timur juga dipadamkan untuk mendukung proses evakuasi.
Anne menegaskan, operasional baru akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi.
“Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan hati-hati. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” katanya.
KAI mencatat sebanyak 27 perjalanan kereta api jarak jauh masih mengalami rekayasa pola operasi akibat insiden tersebut. Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. Namun, 15 penumpang KRL tewas dan puluhan lainnya luka-luka, kini dirawat di sejumlah rumah sakit di Bekasi, termasuk RSUD Kota Bekasi, RS Primaya, RS Bella, RS Mitra Plumbon, RS Bakti Kartini, RS Siloam, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga.
KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang berdampak pada kepadatan penumpang.
“KAI memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas pelanggan dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Anne.
Sebagai langkah lanjutan, KAI membuka posko informasi bagi keluarga korban di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur yang akan beroperasi selama 14 hari ke depan. Informasi terbaru terkait operasional KRL akan terus diperbarui melalui kanal resmi KAI dan Contact Center 121.








