Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Ratusan Jemaah Naqsabandiyah di Bima Padati Ponpes Darul Ulumi Wal Amal untuk Salat Id

Views
×

Ratusan Jemaah Naqsabandiyah di Bima Padati Ponpes Darul Ulumi Wal Amal untuk Salat Id

Sebarkan artikel ini
Jemaah Naqsabandiyah Di Bima Solat Ied

Koma.id | Bima – Sebagian warga di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), lebih dulu merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Jemaah Tarekat Qadariyah Wa Naqsyabandiyah di Kelurahan Ntobo dan Rontu, Kecamatan Raba, menggelar salat Id pada Kamis (19/03) pagi.

Di Kelurahan Ntobo, salat Id dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Ulumi Wal Amal. Pelaksanaan dimulai sekitar pukul 07.30 Wita dengan imam Ustad M. Sidik dan khatib Ustad M. Tayeb. Usai salat, jemaah melanjutkan dengan ramah tamah, saling bersalaman, dan makan bersama.

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam khutbahnya, Ustad M. Tayeb mengajak jemaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat hubungan dengan keluarga dan sesama.

“Momentum berakhirnya Ramadan harus ditandai dengan mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta rukun dengan tetangga.

Tradisi merayakan Idul Fitri lebih awal bukan hal baru bagi warga Ntobo. Mereka memulai puasa lebih cepat dibanding mayoritas umat Islam di Bima, sehingga hari raya juga dilaksanakan lebih dahulu. Tahun ini, keputusan tersebut kembali menimbulkan perbedaan dengan penetapan pemerintah dan ormas Islam besar yang menetapkan Idul Fitri pada Jumat atau Sabtu.

Meski berbeda, suasana hari raya tetap meriah. Anak-anak berkeliling menagih haglah (uang pecahan kecil), sementara rumah-rumah terbuka untuk silaturahmi. Pimpinan Ponpes Darul Ulumi Wal Amal, H. Afandi bin Ibrahim, berpesan agar jemaah tetap menghormati saudara Muslim lain yang masih berpuasa.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.