Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Petinggi NU Kecewa Gus Yaqut Ditahan KPK

Views
×

Petinggi NU Kecewa Gus Yaqut Ditahan KPK

Sebarkan artikel ini
Yaqut Ditahan Kpk
Yaqut Cholil Qoumas resmi menjadi tahanan KPK.

Koma.id Penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 memicu reaksi keras dari sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama.

Ketua Lakspesdam PBNU Ulil Abshar Abdalla mengaku sedih dan marah atas penahanan tersebut dan menilai penetapan tersangka terhadap Gus Yaqut terkesan dipaksakan.

Silakan gulirkan ke bawah

“Berita menyedihkan Gus Yaqut resmi ditahan KPK. Saya sedih dan marah,” katanya dikutip.

Kekecewaan juga disampaikan Ketua Umum Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf yang menilai ada kesan proses hukum tidak berjalan objektif, termasuk dalam proses praperadilan yang sebelumnya diajukan namun ditolak oleh pengadilan.

“Ya, sebetulnya sejak kemarin ada semacam kekecewaan, terutama yang disampaikan oleh teman-teman dari Ansor ya, tentang proses yang terjadi sejauh ini,” ujar Gus Yahya.

Pihak keluarga dan sejumlah kader organisasi juga meminta pertimbangan kemanusiaan agar Yaqut dapat menjalankan ibadah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, KPK menjelaskan kasus bermula dari penambahan kuota haji oleh Pemerintah Arab Saudi pada 2023 dan 2024. Awalnya kuota tambahan direncanakan untuk jemaah haji reguler, namun kemudian diubah melalui kebijakan yang diterbitkan oleh Yaqut saat menjabat sebagai Menag.

Perubahan itu membuka peluang percepatan keberangkatan bagi jemaah haji khusus dengan kode “T0”, yang memungkinkan berangkat tanpa antrean dengan membayar fee percepatan melalui penyelenggara haji khusus. Menurut KPK, sebagian fee tersebut diduga mengalir kepada Yaqut dan sejumlah pihak lain di Kementerian Agama.

Meski demikian, Yaqut membantah menerima uang dari kasus tersebut dan menyatakan seluruh kebijakan yang diambilnya semata-mata untuk kepentingan dan keselamatan jemaah haji Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.