Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaInternasionalPolhukam

Qatar Mulai Buka Sebagian Wilayah Udara Usai Serangan Rudal Iran

Views
×

Qatar Mulai Buka Sebagian Wilayah Udara Usai Serangan Rudal Iran

Sebarkan artikel ini
Qatar Airways - Fotografer Sadewa Sampurno Hadi
Qatar Airways - Fotografer Sadewa Sampurno Hadi

Koma.id | Doha – Qatar secara bertahap mulai membuka kembali sebagian wilayah udaranya setelah sempat ditutup total akibat serangan rudal dan drone Iran. Penutupan dilakukan menyusul kampanye militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang masih berlangsung.

Otoritas Penerbangan Sipil Qatar pada Jumat malam (06/03) waktu setempat mengumumkan pembukaan terbatas wilayah udara dengan rute kontingensi navigasi dan kapasitas operasional terbatas. Langkah ini dilakukan dengan koordinasi bersama angkatan bersenjata Qatar untuk menjaga keamanan penerbangan.

Silakan gulirkan ke bawah

“Pembukaan kembali sebagian hanya mencakup kategori penerbangan terbatas yang ditujukan untuk evakuasi penumpang dan layanan kargo udara,” bunyi pernyataan resmi otoritas penerbangan Qatar.

Meski wilayah udara mulai dibuka, penerbangan komersial reguler dari dan menuju Doha masih ditangguhkan hingga ada pengumuman resmi lebih lanjut. Penumpang yang telah memiliki tiket diminta memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Bandara Internasional Hamad mengonfirmasi pengoperasian sejumlah penerbangan terbatas khusus untuk evakuasi penumpang terlantar dan operasi kargo udara pada Sabtu (07/03).

Qatar Airways menyatakan akan mengoperasikan penerbangan repatriasi dari Bandara Internasional Hamad menuju sejumlah kota besar di Eropa, yakni London, Paris, Madrid, Roma, dan Frankfurt. Prioritas diberikan kepada penumpang yang terlantar bersama keluarga, penumpang lanjut usia, serta mereka yang memiliki kebutuhan perjalanan medis dan kemanusiaan mendesak.

Sebelumnya, Qatar menutup wilayah udaranya sejak 28 Februari setelah serangan rudal balistik dan drone Iran menghantam sejumlah titik di negara tersebut. Kementerian Pertahanan Qatar melaporkan sedikitnya 14 rudal dan empat drone diluncurkan dari Iran, memaksa angkatan udara Qatar mengaktifkan sistem pertahanan.

Akibat penutupan wilayah udara, lebih dari 2.000 penerbangan di Bandara Internasional Hamad terpaksa dibatalkan. Gangguan juga meluas ke bandara lain di kawasan Teluk, termasuk Dubai, Abu Dhabi, dan Kuwait, yang mencatat ribuan pembatalan penerbangan sejak awal pekan.

Dengan pembukaan terbatas ini, Qatar berupaya memulihkan konektivitas penerbangan meski kondisi operasional masih jauh dari normal. Pemerintah setempat menegaskan evaluasi keamanan akan terus dilakukan sebelum penerbangan komersial reguler kembali dibuka sepenuhnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.