Koma.id– Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) bersama Guru Tenaga Kependidikan Nasional (GTKN) berencana menggelar kegiatan silaturahmi akbar di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Iya (jadi dilaksanakan silaturahmi akbar) jumlah massa 3000 an,” kata penanggung jawab kegiatan, Ma’mol M.Pd saat dikonfirmasi awak media, Rabu (24/6/2026).
Ma’mol menyatakan bahwa agenda tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi para guru dan tenaga kependidikan terkait sejumlah persoalan yang hingga kini dinilai belum mendapatkan kepastian dari pemerintah.
FAM UBK Murka! Tudingan Dana Rp300 Juta ke Gibran Disebut Fitnah, Tantang Pembuktian di Jalur Hukum
Dalam aksi tersebut, terdapat lima tuntutan utama yang akan disuarakan kepada pemerintah dan DPR RI.
Tuntutan pertama adalah kejelasan tenggat waktu penyelesaian status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu agar dapat ditingkatkan menjadi PPPK penuh waktu.
Buku ke-42 Wakapolri “Mengawal Pangan Menuai Aman”, Soroti Ketahanan Pangan sebagai Pilar Bangsa
Kedua, peserta menuntut adanya perbaikan tata kelola PPPK yang dikelola secara terpusat serta pembiayaan gaji yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ketiga, mereka meminta kejelasan nasib tenaga honorer, baik yang telah terdata dalam basis data pemerintah maupun yang belum terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Selain itu, peserta juga mendesak pemerintah untuk kembali membuka program inpassing bagi guru jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK).
Tuntutan terakhir yang akan disampaikan adalah pengembalian tata kelola Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).







