KOMA.ID, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi mengecam keras aksi Iran yang meluncurkan rudal ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah. Serangan tersebut menyasar negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah instalasi militer AS.
“Kerajaan Arab Saudi mengutuk dan mengecam dengan sekeras-kerasnya agresi terang-terangan Iran serta pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania,” tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arab Saudi, Minggu (1/3/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Riyadh yang memandang serangan Iran sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara-negara sahabatnya di kawasan Teluk.
Arab Saudi menyatakan dukungan dan solidaritas penuh kepada negara-negara yang menjadi sasaran serangan. Riyadh juga menyatakan kesiapan untuk mengerahkan seluruh kemampuan guna mendukung langkah yang diambil negara-negara terdampak.
“Kerajaan Arab Saudi juga memperingatkan konsekuensi serius yang dapat timbul akibat pelanggaran berkelanjutan terhadap kedaulatan negara-negara dan prinsip-prinsip hukum internasional,” katanya.
Kemlu RI Kecam Intersepsi Global Sumud Flotilla oleh Israel, Nasib Jurnalis Indonesia Masih Dipantau
Peringatan tersebut mencerminkan kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik di kawasan yang selama ini menjadi pusat kepentingan geopolitik global.
Daftar Pangkalan Militer AS yang Diserang
Iran sebelumnya meluncurkan rudal ke sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan bagi sekitar 40.000–50.000 pasukan AS di Timur Tengah. Di Bahrain, otoritas setempat mengonfirmasi adanya serangan terhadap Markas Armada Kelima Angkatan Laut (AL) AS. Negara tersebut juga menjadi lokasi pangkalan AS Al-Juffair.
Serangan serupa turut menyasar pangkalan Angkatan Udara (AU) AS Al-Udeid di Qatar. Namun, Qatar dilaporkan berhasil mencegat satu rudal yang diarahkan ke kawasan tersebut.
Selain itu, Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA) juga menjadi lokasi pangkalan militer AS. Di Kuwait, terdapat pangkalan Arifjan Camp, AU Ahmad Al-Jaber, dan AU Mubarak. Sementara di UEA terdapat pangkalan AU Al-Dhafra, AU Fujairah, serta pelabuhan Jebel Ali.
Di Yordania terdapat pangkalan AU Muwaffaq. Sementara itu, Iran juga dilaporkan menyerang pangkalan militer AS di Arab Saudi, termasuk pangkalan AU Prince Sultan di Riyadh.
Aksi Balasan atas Agresi Militer AS-Israel
Serangan terhadap aset-aset militer AS di kawasan Timur Tengah disebut sebagai aksi balasan Iran atas agresi militer gabungan AS-Israel. Sebelumnya, sejumlah kota di Iran seperti Teheran, Qom, dan Isfahan dilaporkan menjadi sasaran serangan.
Eskalasi ini meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Teluk dan berpotensi memicu dampak lebih luas terhadap stabilitas regional maupun global. Hingga kini, perkembangan situasi masih terus dipantau oleh berbagai negara dan komunitas internasional.













