Koma.id– Cuaca kurang baik turut terasa di wilayah Bandara Internasional Soekarno–Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sehingga berdampak langsung pada operasional penerbangan, Selasa (13/1/2026).
Jarak pandang pendek yang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan memaksa sebanyak 20 penerbangan Lion Air Group dialihkan ke sejumlah bandara alternatif.
Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan kondisi cuaca pada jam-jam pagi menjadi faktor utama terganggunya proses pendaratan dan keberangkatan pesawat.
Menurutnya, dalam kondisi jarak pandang terbatas, pilot tidak dapat melihat landasan secara jelas sehingga pendaratan tidak bisa dilakukan secara aman.
Nasib Rupiah Hari Ini 18 Mei 2026
“Pada jam-jam pagi, kondisi cuaca di wilayah bandara kurang baik dengan jarak pandang pendek, sehingga tidak memenuhi kualifikasi standar keselamatan penerbangan untuk proses pendaratan dan keberangkatan pesawat,” kata Danang dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).
Ia menegaskan, pengalihan pendaratan dilakukan semata-mata demi memastikan keselamatan penerbangan dan sudah sesuai prosedur operasional standar.
Lion Group merinci terdapat penerbangan Lion Air (JT), Batik Air (ID dan OD), serta Super Air Jet (IU) yang dialihkan ke sejumlah bandara, antara lain Palembang, Semarang, Yogyakarta International Airport (YIA), Jambi, Pangkalpinang, hingga Batam.
“Keputusan pilot tersebut sudah tepat dan sesuai prosedur standar operasional penerbangan. Dalam dunia penerbangan, keselamatan selalu menjadi prioritas utama,” ujarnya.







