Koma.id– Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan putri mantan Presiden Gus Dur, Alissa Wahid, dalam kesempatan terpisah ikut menyoroti dinamika internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pesan ini disampaikan dalam dua acara haul yang berbeda di Jombang.
Cak Imin, saat menghadiri puncak Haul KH. M. Bisri Syansuri dan Nyai Nur Khodijah Hasbullah, turut menyinggung dinamika internal yang tengah terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Menurutnya, apapun kondisi yang dihadapi organisasi, komitmen untuk tetap setia kepada para kiai dan ulama NU tidak boleh goyah.
Sementara itu, dalam Haul ke-16 Gus Dur, Alissa Wahid menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap NU yang akan merayakan HUT ke-103 pada 16 Januari 2026. Ia secara khusus menyinggung persoalan pemberian konsesi tambang dari pemerintah kepada ormas, yang disebutnya menjadi salah satu simpul konflik internal PBNU. Padahal ajaran Gus Dur NU harus tetap menjadi penjaga keseimbangan kekuasaan.







