Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomi

Kementan: Semua Sawah dan Tambak yang Rusak di Aceh Utara Akan Dipulihkan

Views
×

Kementan: Semua Sawah dan Tambak yang Rusak di Aceh Utara Akan Dipulihkan

Sebarkan artikel ini
Kementan: Semua Sawah dan Tambak yang Rusak di Aceh Utara Akan Dipulihkan

Koma.id | Aceh Utara – Di tengah hamparan lumpur yang menutupi ribuan hektar sawah dan tambak, secercah harapan mulai muncul bagi para petani di Kabupaten Aceh Utara.

Kementerian Pertanian (Kementan) RI memastikan akan memberikan dukungan penuh untuk memulihkan lahan pertanian yang rusak akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

Janji itu disampaikan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementan, Mayjen Irham Waroihan, saat bertemu para pengungsi di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Selasa (16/12).

Dengan suara yang menenangkan, Irham menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan para petani menanggung kerugian sendirian.

“Nanti akan ada bantuan rehab sawah, kebun, tambak, dan hewan ternak untuk petani korban banjir. Programnya membantu pemulihan sawah dan tambak serta kerugian peternak,” ujarnya di hadapan warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Banjir yang melanda Aceh Utara dalam beberapa hari terakhir meninggalkan kerusakan yang sangat besar. Data terbaru mencatat 69.020 warga masih mengungsi di 138 titik pengungsian yang tersebar di 25 kecamatan.

Tak hanya itu, 14.509 hektar sawah kini tertutup lumpur setinggi satu hingga dua meter. Banyak lahan yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan utama warga kini tak lagi bisa digunakan.
Kerusakan juga terjadi pada 12 daerah irigasi dan 8 irigasi tersier, membuat aliran air ke lahan pertanian terputus. Di sektor peternakan, ratusan hewan dilaporkan mati terseret arus.

Irham menegaskan bahwa proses pendataan menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran. Ia meminta kepala desa dan camat memastikan seluruh kerusakan dicatat secara rinci—mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

“Sebagian data sudah saya terima dari Dinas Pertanian, namun harap detail datanya. Insya Allah akan ada bantuan,” katanya.

Kehadiran Irham di Aceh Utara merupakan mandat langsung dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk memastikan distribusi bantuan pangan dan pemulihan sektor pertanian berjalan cepat.

Bagi para petani yang kehilangan sawah, tambak, dan ternak, janji rehabilitasi dari Kementan menjadi angin segar di tengah masa sulit. Banyak dari mereka yang kini hanya bisa menunggu sambil berharap lahan yang selama ini menjadi sumber nafkah dapat kembali pulih.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.