Koma.id– Sebuah respons dari asisten digital berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perbincangan usai viral di media sosial. Di mana AI bernama LISA (Lean Intelligent Service Assistant) disebut memberikan informasi kontradiktif mengenai latar belakang pendidikan Presiden Joko Widodo.
Dalam video yang beredar, ketika pengguna menanyakan “jokowi alumni ugm”, LISA menyatakan bahwa Jokowi bukan alumni UGM. Namun, di pernyataan yang sama, AI itu justru menambahkan bahwa Jokowi pernah menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM tetapi dinyatakan tidak lulus.
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, mengonfirmasi bahwa LISA adalah produk layanan informasi digital resmi universitas. LISA dikembangkan melalui kerja sama antara UGM dan Botika, di bawah program UGM University Service yang dikelola Biro Transformasi Digital dan Direktorat Kemahasiswaan UGM, dengan tujuan memberikan layanan informasi terintegrasi bagi sivitas akademika dan masyarakat.







