Koma.id– Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan, Nopianto, mengapresiasi keberhasilan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menangkap buronan internasional jaringan narkotika, Dewi Astutik alias “Mami”, di Sihanoukville, Kamboja.
Penangkapan tersebut dinilai sebagai capaian besar mengingat Dewi disebut sebagai aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu dengan nilai mencapai Rp5 triliun.
“Apresiasi yang sebesar-besarnya, kinerja BNN terbukti dengan penangkapan buronan internasional Dewi Astutik,” kata Nipianto dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).
Ia menilai kepemimpinan Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto membawa energi baru bagi institusi dalam memerangi peredaran narkotika. Sejumlah terobosan yang dilakukan Suyudi menunjukkan komitmen negara dalam memberantas narkoba.
“Komjen Pol Suyudi Ario Seto belum lama menjadi kepala BNN RI, namun prestasinya sudah luar biasa. Usai dilantik genderang perang dilangsung ditabuh demi tujuan indonesia bersinar atau bersih dari narkoba,” katanya.
Nopianto menambahkan keberhasilan operasi ini semakin memperlihatkan kemampuan aparat Indonesia dalam memburu pelaku kejahatan narkotika lintas negara, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap BNN yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait pemberantasan narkoba.
“Komjen Pol Suyudi Ario Seto sedang mengimplementasikan Asta Cita Presiden yaitu pemberantasan narkoba,” tuturnya.







