Koma.id– Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen pendaftaran calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah target pembangunan 30.000 unit SPPG tercapai.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan saat ini sudah ada 16.503 SPPG yang beroperasional dan 14.740 SPPG lainnya sedang dalam proses persiapan, sehingga total mitra telah mencapai target. Penutupan portal pendaftaran ini memastikan bahwa seluruh SPPG yang sedang dibangun akan menjadi bagian dari jaringan resmi BGN.
Selain itu, BGN memastikan setiap mitra SPPG tidak akan pernah kekurangan dana mulai Januari 2026, dengan anggaran harian sebesar Rp900 miliar. Sekitar 85 persen dari anggaran ini dialokasikan untuk membeli bahan baku makan bergizi gratis, sementara 10,5 persen digunakan untuk membayar petugas SPPG.
Setiap rekening virtual mitra SPPG akan otomatis terisi Rp500 juta jika saldo berkurang, sehingga menjamin operasional dan keberlanjutan pelayanan gizi secara permanen.







