Koma.id- Pemerintah pusat memerintahkan audit besar-besaran terhadap seluruh rumah sakit di Provinsi Papua. Langkah ini diambil menyusul kasus kematian Irene Sokoy, ibu hamil asal Kampung Hobong, Kabupaten Jayapura, yang meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak beberapa fasilitas kesehatan.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai bentuk evaluasi menyeluruh atas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Perintah Beliau untuk segera lakukan perbaikan audit. Melakukan audit internal masalahnya di mana,” kata Tito dikutip.
Mendagri menegaskan, audit akan dilakukan secara cepat dan komprehensif dengan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk rumah sakit pemerintah dan swasta, serta jajaran Dinas Kesehatan di tingkat provinsi dan kabupaten. Audit akan menelusuri kemungkinan pelanggaran prosedur, kelalaian, hingga persoalan administrasi.
Secara paralel dengan proses audit, pemerintah juga meminta Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri untuk turun langsung meninjau kondisi keluarga korban dan menyalurkan bantuan.
Di lapangan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah tiba di Jayapura untuk memimpin pemeriksaan terhadap regulasi, prosedur, dan kualitas pelayanan di rumah sakit yang terlibat.
Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari Kabupaten Jayapura, salah satu fasilitas yang dikaitkan dengan kasus ini, membantah telah menolak pasien.
Direktur RSUD Yowari, drg. Maryen Braweri, menyatakan pihaknya telah memberikan pelayanan sesuai prosedur dan akan membentuk tim investigasi untuk mengungkap detail peristiwa tersebut.







