Koma.id– Polemik terkait wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto terus menjadi polemik. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan penolakan keras terhadap usulan tersebut.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa seorang pahlawan sejati harus memiliki integritas moral, memegang nilai kemanusiaan, serta mampu menjadi teladan bagi bangsa.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Menurut Hasto, gelar pahlawan tidak boleh diberikan kepada sosok yang rekam jejaknya dipersoalkan, terlebih jika dianggap melanggar nilai kemanusiaan seperti Soeharto.
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
Di tengah polemik tersebut, pemerintah dijadwalkan mengumumkan nama-nama tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional pada hari ini. Presiden ke-2 RI Soeharto disebut masuk dalam daftar. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebutkan sekitar 10 nama tercatat sebagai calon penerima gelar tahun ini.







