Koma.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebagai Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) yang dijadwalkan terbit hari ini, Rabu (29/10).
Tim Koordinasi MBG bertugas memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program secara harian di lapangan. Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pihaknya akan membentuk pelaksana harian di bawah Kemenko Pangan untuk memastikan program berjalan optimal.
“Program MBG secara harian kami pantau dan kami lakukan evaluasi agar program ini secara keseluruhan berjalan baik,” ujar Zulkifli.
Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat MBG hingga akhir 2025. Hingga saat ini, berdasarkan laporan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, program telah menjangkau 39,2 juta penerima melalui 13.347 dapur MBG.
Selain Keppres, pemerintah juga telah merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tata kelola penyelenggaraan MBG. Sementara itu, Perpres mengenai struktur organisasi dan tata kerja Badan Gizi Nasional masih dalam tahap perumusan dan ditargetkan selesai pekan depan.
“Insya Allah nanti Perpres Struktur Organisasi dan Tata Kerja kita akan selesaikan minggu depan,” kata Zulkifli.
Ia menegaskan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional yang berdampak besar terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia. Pemerintah terus menyempurnakan regulasi dan sistem pengawasan agar pelaksanaan program berjalan maksimal.
“Kalau 82,9 juta penerima manfaat, kita perlu telur 82,9 juta, potongan ayam 82,9 juta, belum sayur, buah, dan beras. Ini bukan program kecil,” tegasnya.
Zulkifli menambahkan bahwa evaluasi harian akan dilakukan untuk mengidentifikasi kendala di lapangan dan memastikan target penerima manfaat tercapai tanpa kompromi.
“Awal tahun, paling lambat Maret, insya Allah ini sudah mulai kelihatan sempurna. Target 82,9 juta tidak boleh tawar-tawar,” pungkasnya.








