Koma.id– Kasus keracunan massal akibat konsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas di sejumlah daerah. Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Surahman Hidayat, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut yang telah menimpa ribuan anak di berbagai wilayah.
Menurut Surahman, dugaan penyebab utama kasus keracunan massal ini berasal dari sistem distribusi makanan yang tidak sesuai standar. Ia menyebut faktor seperti makanan cepat basi akibat suhu penyimpanan yang tidak tepat, kontaminasi oleh bakteri atau virus, serta kurangnya pelatihan dapur penyedia MBG sebagai persoalan serius yang perlu segera dievaluasi.
Menanggapi hal itu, Presiden RI Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Ia mengungkapkan, berdasarkan data sementara, angka keracunan yang terjadi hanya sebesar 0,0007 persen dari total porsi makanan yang telah disalurkan.
Prabowo menegaskan, meski angka tersebut terbilang kecil, pemerintah berkomitmen menekan kasus keracunan hingga nol persen.







