Koma.id– Maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah mendapat sorotan tajam dari kalangan akademisi dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Berulangnya persoalan ini dinilai memerlukan evaluasi serius untuk memastikan program strategis tersebut berjalan sesuai tujuannya.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menegaskan bahwa peristiwa berulang ini harus segera ditangani. Menurutnya, pemerintah bersama lembaga terkait perlu menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki sistem penyaluran program MBG.
Selain itu, muncul pula usulan alternatif dari anggota DPR agar dana program langsung diberikan kepada orang tua. Dengan begitu, keluarga bisa menyiapkan sendiri makanan sesuai anggaran yang telah ditetapkan, sehingga risiko keracunan dapat dihindari.
HSBC Masih Lihat Potensi Kenaikan Emas
Meski menilai program MBG sebagai kebijakan yang hebat dengan alokasi anggaran besar untuk asupan gizi pelajar, semua pihak sepakat bahwa keamanan dan kualitas penyajian harus menjadi prioritas utama.







