Koma.id– Rencana pembagian televisi cerdas atau Smart TV untuk ratusan ribu sekolah di Indonesia yang diungkapkan Presiden Prabowo Subianto mendadak menjadi perbincangan hangat dan trending di platform media sosial X. Alih-alih mendapat sambutan positif, rencana tersebut justru menuai kritik tajam dari warganet.
Warganet menilai rencana tersebut tidak menyentuh akar permasalahan pendidikan yang sebenarnya. Kritik utama yang dilontarkan adalah masih banyaknya sekolah di berbagai daerah di Indonesia yang bahkan belum memiliki akses terhadap fasilitas dasar, seperti aliran listrik.
Peternak Menjerit Gegara Harga Telur Anjlok
Banyak komentar menilai bahwa membagikan Smart TV ke sekolah-sekolah yang belum teraliri listrik adalah sebuah rencana yang absurd dan dinilai bukan sebagai prioritas utama. Menurut warganet seharusnya kesenjangan infrastruktur diselesaikan terlebih dahulu oleh pemerintah sebelum menerapkan program berbasis teknologi.







