Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaPolitik

PB GPMI: Pemerintah Solid, Publik Harap Jaga Persatuan

Views
×

PB GPMI: Pemerintah Solid, Publik Harap Jaga Persatuan

Sebarkan artikel ini
Syarief Hidayatullah
Ketum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), H. Syarief Hidayatulloh (Foto : Koma.id)

Koma.id Pasca demo besar di Jakarta dan wilayah lain di Indonesia, disusul dengan reshuffle menteri, beredar rumor di media sosial adanya perpecahan di lingkaran Pemerintah.

Namun demikian, ternyata rumor ini tak benar, karena Pemerintah gerak cepat menepis rumor perpecahan ini. Bahkan terlihat seluruh pimpinan Parpol berdiri di belakang Presiden untuk menunjukkan soliditas dukungan kepada Lemerintah.

Silakan gulirkan ke bawah

Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (PB GPMI) Syarief Hidayutullah menegaskan, berdasar sumber di lingkaran Istana, bahwa kondisi internal Pemerintahan saat ini tetap solid tanpa adanya faksi-faksi atau perpecahan di.

 

Dia menyampaikan, seluruh partai politik yang ada juga memberikan dukungan penuh terhadap jalannya roda Pemerintahan Prabowo-Gibram.

“Pemerintah bekerja dalam satu barisan yang solid. Tidak ada faksi-faksi di dalamnya. Semua partai politik juga mendukung sehingga stabilitas tetap terjaga,” ujar Syarief, di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Lebih lanjut, Syarief mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada Pemerintah dan menolak setiap ajakan aksi yang bersifat anarkis.

Menurutnya, bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang cinta damai, sehingga segala bentuk provokasi harus dihindari.

“Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang cinta damai. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas dengan menolak segala bentuk ajakan anarkis yang dapat memecah belah bangsa,” pesannya.

Syarief juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial.

 

Dia menekankan agar tidak mudah percaya pada hoaks, terutama konten yang sudah dimanipulasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk tujuan negatif.

“Hoaks dan manipulasi di media sosial sangat berbahaya. Jangan mudah percaya, apalagi jika ada yang menggunakan teknologi AI untuk menyebarkan hal-hal negatif. Mari kita saring sebelum sharing,” tegasnya.

Syarief pun kembali menyerukan persatuan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedamaian dan stabilitas nasional.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.