Koma.id– Rencana aksi unjuk rasa buruh KSPI pada 28 Agustus 2025 hampir tercoreng akibat kehadiran massa liar dari luar Jakarta.
Pasalnya, pada pukul 08.35 WIB, pihak kepolisian melakukan pengamanan di Pintu 8 Gelora Bung Karno (GBK), kemudian diamankan 11 pelajar yang berasal dari Indramayu, Cianjur, dan Karawang. Mereka diduga akan ikut dalam aksi di DPR dan berpotensi memantik kericuhan.
Para pelajar yang diamankan antara lain bernama M. Reza, M. Abdul Aziz, Haidir Ali, Rip Agustin, Azzan Lukmana, Dede Rahmat, M. Deva, Ahmad Fauzi, Rizki Firdaus, M. Gilang, dan Basil Mustafa.
Polisi kemudian mendata dan mengamankan mereka guna mencegah potensi anarkisme dan menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa buruh KSPI tetap berjalan tertib dan tidak terganggu oleh anarko.







