Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasional

Ekonom Pertanyakan Keabsahan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,12%

Views
×

Ekonom Pertanyakan Keabsahan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,12%

Sebarkan artikel ini
Ekonom Pertanyakan Keabsahan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,12%

Koma.id Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12% pada kuartal II-2025, namun angka ini langsung menuai kritik dan kecurigaan dari sejumlah ekonom. Di balik optimisme pemerintah, muncul pertanyaan serius tentang kesenjangan antara data makro dan realitas mikro di lapangan.

Silakan gulirkan ke bawah

Ekonom dari Segara Institute dan Celios Abdullah mengungkapkan sejumlah anomali data yakni konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,97%, nyaris stagnan dari kuartal sebelumnya, namun Produk Domestik Bruto (PDB) melonjak signifikan.

Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur turun ke 46,9 (kontraksi), tetapi industri pengolahan justru dilaporkan tumbuh 5,68% memunculkan pertanyaan sektor mana yang benar-benar menopang pertumbuhan. Lalu PHK massal di industri padat karya, termasuk sektor nikel, tidak tercermin dalam laporan resmi pemerintah.

Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga justru mengutip ulang angka-angka BPS tanpa menjawab substansi keberatan mengapa indikator seperti PMI dan PPN justru memburuk? Ia menekankan transaksi eceran, pertumbuhan wisatawan, dan peningkatan transaksi elektronik, tapi menghindari indikator-indikator produksi dan ketenagakerjaan yang jadi sorotan kritis publik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.